Expo Resmi Dibuka, IAIN Kudus Ajak Pondok Pesantren Kenalkan Produk Santri || Fronn Media
Expo Resmi Dibuka, IAIN Kudus Ajak Pondok Pesantren Kenalkan Produk Santri
Wakil Rektor III, Dr. H. Kisbiyanto, S.Ag., M.Pd. memberikan sambutan saat pembukaan Expo kemandirian pondok pesantren, Rabu (18/10). Foto (Izma/Tim Kreatif)
Kudus - Guna mendorong ekonomi pondok pesantren dan menyambut hari santri nasional, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus mengadakan Expo kemandirian pondok pesantren (Pontren). Bertempat di Gedung Olahraga, expo kali ini dilaksanakan mulai tanggal 18-20 Oktober 2023.
Diikuti oleh pondok pesantren di enam kabupaten, seperti Kudus, Pati, Jepara, Blora, Rembang, dan Grobogan, masing-masing pondok pesantren memamerkan produk hasil inisiasi santrinya. Produk tersebut berupa pakaian, sembako, minuman, makanan kering, madu, dan lain sebagainya.
Ketua Kegiatan Expo Kemandirian Pontren, Ahmadi S.Ag., M.M.Pd. menyampaikan bahwa expo ini terdapat 35 stand dengan 33 stand di dalam ruangan dan dua stand berada di luar ruangan. Dirinya juga merasa senang dengan antusias peserta dan pengunjung yang meramaikan expo kemandirian pontren, dimana ia beserta panitia telah mempersiapkan expo dengan pemaksimalan fasilitas yang diberikan.
"Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh civitas akademika IAIN Kudus yang telah memberikan arahan atas terselenggaranya expo dalam rangka hari santri ini. Dan dari 35 stand itu ada dua stand yang melakukan secara mandiri, itu menunjukkan antusias yang tinggi dalam memajukan pondok pesantren," ucapnya, Rabu (18/10/2023).
Segenap tamu undangan dari Kementerian Agama sedang mengunjungi stand-stand yang berada di expo kemandirian pondok pesantren. Foto : (Izma/Tim Kreatif)
Wakil Rektor III IAIN Kudus, Dr. H. Kisbiyanto, S.Ag., M.Pd. merasa senang dan bahagia karena IAIN Kudus dipercaya sebagai tuan rumah expo. Ini adalah bukti kepedulian IAIN Kudus dalam mendorong perekonomian pondok pesantren, dengan demikian santri akan dibekali jiwa kewirausahaan sebagai bekal di hari esok nanti.
Lebih lanjutnya, Kisbiyanto juga mengajak seluruh mahasiswa untuk bisa memeriahkan dan mendukung produk-produk dari pondok pesantren di expo ini. Selain di bidang wirausaha, Ia juga berpesan agar pondok pesantren bisa melakukan inisiasi di bidang tranformasi digital agar mempermudah para santri untuk mengakses informasi dan kebutuhannya, mengingat saat ini teknologi terus mengalami kemajuan.
"Kalau kita tengok kiri kanan produk-produknya sangat menggiurkan, dan kami instruksikan kepada mahasiswa untuk bisa ikut memeriahkan dalam expo ini," terang Kisbiyanto.
Salah satu peserta expo, Nur Khasanah yang berasal dari Pondok Pesantren As-Sa'adah Rembang mengatakan bahwa expo kemandirian ini sangat bagus dan dapat menginspirasi bagi pondok pesantren lainnya agar memiliki produk sendiri. Ia berharap expo semacam ini dapat terus dilaksanakan agar mampu mengasah kreativitas dan produktivitas santri.
"Kami hanya persiapan dua hari karena memang dadakan, tapi alhamdulilah para santri di pondok memberikan semangat dan mereka sangat antusias," terangnya.
Reporter : Nad, Izma
Komentar